Setia?
Setia? Ah, tak mungkin lah Jangan ucapkan setia kepada ku Ada rasa mual yang ingin muntah Mendengar kata itu kamu ucap di depanku.. Siapa yang harus memeluk malam yang jalang, Tanpa sedikit hadirmu datang menjelang? Itu aku.... Setia apa yang coba kamu jabarkan Padaku yang telah muak mendengar Setumpuk janji segudang sumpah itu Telah penuh mengisi ruang hati ini Setia? Jangan setia padaku. Aku tak bisa setia padamu Yang hadir hanya untuk, mengiris batinku Dan menghumban aku, dalam belenggu selingkuh mu,