Posts

Showing posts from April, 2012

sebelum berlalu...............

Image
izinkan aku ucapkan kata sayang sebelum cinta dihatimu menghilang dan terbang bersama kenangan izinkan aku melihat senyumanmu agar aku bisa mati dengan tenang dan tak lagi menahan, hancurnya cinta ini  sebelum berlalunya aku izinkan aku menciummu meskipun hanya bayang namun aku cukup senang  

jika itu yang kau inginkan

Image
aku akan berlari diatas semua kelukaan ini walaupun aku terkapar dan jatuh sehingga mati dalam ketidakberdayaan karna jika itu yang terbaik dan yang kau inginkan aku jatuh dan mati nantinya dengan sendiri dan akan menjadi kenagan yang terburuk buat diri dan segenap hidupmu biarkan aku lelah dalam menghabiskan nyawaku yang tak ingin kau pandangi aku dalam hidupmu kini nanti dan selamanya.......                                                         (kepergian itu terkadang membuat nyaman orang lain)

salahkan aku!

Image
dalam menanti ini pedih benar rasanya hari dan waktu, menertawaiku hanya mampu menangis menahan sedu dan sedan terhadap hati teriris pelan langit mulai gelap namun kau tak kunjung datang cemas dalam berharap sirna diujung petang terdiam sudah bisikan hati yang biasanya berdendang kini semuanya terkubur beriring hancurnya sekeping hati yang selalu menanti salahkan aku! bila itu yang terbaik dan aku salah mungkin itulah aku namun aku tak bisa selalu disalahkan karna aku bukan dewa

terbuang sudah

Image
                                                                                                        untukmu : cinta hidup matiku aku terhempas dalam kefanaan terbuai dengan segala keinginan membutakan aku atas semua yang hakikatnya cinta itu memang terkadang cukup menyakitkan dan memilukan aku terlanjur karam dilautan hatinya cinta dan asa terpatri sudah dalam jiwanya dan aku......... cukup dalam mengharapkannya dinding mahligai terencana indah dipelupuk mata juga,...

2 april, cinta sekejap

Image
di hari ini, aku tatap indah bulat matamu dengan segenap rasa rindu dan sejuta tanda tanya yang terjawab aku bahagia, disaat penantian ini berakhir namun, kenapa harus cepat berlalu sedangkan rindu masih terpaku diujung senja yang tak bertemu aku hilang rasa, aku tenggelam nista dan kini air mata derita, berlinang dipelupuk mata menangis perginya dirimu yang datang laksana bayangan membuat aku hancur dalam selamanya