Posts

Showing posts from December, 2018

Tak Ingin Bertanya

Image
 Aku terkadang tak pernah mengerti, kapan rasa setia memang bertahta di hati, mampu mengalun nada sumbang menjadi suara yang asri, hingga tak ada lagi kata tajam seperti belati.  Aku pasrah bukan aku menyerah, aku mengalah bukan aku lemah, aku lebih memilih mencerna, dan mencoba mencari makna, apa yang terjadi dengan sebuah kata setia yang hadir diantara kita. Sadar memang aku satu kepastian,  bila kita belum terikat dalam satu balutan kepastian, kita hanya dipertemukan dalam alunan yang bernama nada keindahan, meski pun itu antara bias palsu dan kebenaran. Kala ini, aku lelah untuk melanjutkan mimpi, yang membuat aku tertatih terbuang dalam sepi. Aku ingin dalam hidup ini, bukan setakat kesungguhan yang harus terbalut resmi, namun kesungguhan tercipta harus sejak dini, hingga saat indah itu aku tahu pasti, cerita antara kau dan aku, bukan sebuah narasa tak berarti. Aku tak ingin lagi ada belati tertancam dalam hati kita, meski pun terkadang...

Di tugu Monas ini

Image
Di tugu Monas ini Satu hal yang ingin aku sampaikan Bahwa belajar lah menerima Segala kekurangan aku Dan belajar menerima semua sikapku Agar tak ada luka dan irisan perasaan Yang akan membuat cinta ini terpisah Meskipun, kamu bukan perempuan pertama Namun aku memilih mu untuk yang terakhir Andai saja kita ditakdirkan berpisah Biarkanlah perpisahan itu menjadi yang terindah Aku tak ingin lagi berpaling ke siapa pun Selain kamu yang hadir malam ini Mencoba merawat segala lukaku Makasih sudah hadir, dalam saat aku Seperti saat ini, rapuh akibat didustai Monas ini, menjadi saksi kita berdua Yang coba menyatukan perbedaan usia Menyatukan perbedaan rasa dan asa Selamat datang dalam hidupku Jakarta, 19 Desember 2018

Menunggumu

Image
Aku masih disini, Terdiam dalam sepi sendiri Di batas kesabaran hati yang kian Seolah tak bertepi dan tak mau lagi Bersabar menunggu hari Disini, menunggumu Adalah hal terindah dan menyakitkan Indah ingin menatap wajahmu Menyakitkan, untuk meyakinkan hati Namun aku masih disini Meskipun seolah terbuang semua perasaan Namun masih tetap aku bingkai Meskipun ia hanya kepingan Yang terabaikan oleh angan Tetap disini, Hingga senja melambai malam Dan mataku akan terpejam Oleh rasa geram yang menggumam Untuk melihat mu wahai pujaan Pekanbaru, 12/12 2018

Hanya Mampu Diam

Image
Mungkin, aku terlalu lelah Berlari dalam kenyataan, yang begitu penuh warna ini Mencoba mencari kealpaan diri Diantara semua kelebihan dirimu Aku seolah terbuang dari semua bingkai waktumu Aku seolah tersudut diruang sepi hatimu Aku hilang, dalam maraknya kilau dirimu Aku merasa hilang, dalam ruang hatimu Aku disini, tersudut yang seolah menunggu mati Dan hanya mampu, menangisi ketidakmampuan diri Yang selalu tampak indah di matamu Jangan bertanya, kenapa aku selalu diam Menggumam seribu bahasa yang tak miliki makna Dan hanya mampu diam, dan diam lagi

Hanya Mereka Yang Bisa Mengerti

Image
Saat aku terpuruk dalam kelukaan yang begitu dalam Ada senyum mereka, yang mampu mengobati lukaku Yang memahami aku dengan segala kekuranganku Hingga mereka melihat aku tersudut dengan segala kesakitan ini Mereka datang seolah menyadarkan aku Bahwa yang baik itu, tak harus melukai Senyum mereka mampu membuat aku Berani menghadapi dunia yang fana ini Tawa mereka membuat aku kuat Mencari tumpukan rezeki Mu di muka bumi ini Jika aku tak lagi mimpi bicara, ada mereka yang mampu Membuat aku bahagia dengan segala candanya Hingga aku tahu pasti, seperti apa makna indahnya hidup ini Merekalah anak-anakku, buah cinta tambatan jiwa Yang hadir mengisi hidupku penuh makna Meski pun mereka polos dengan segala usianya Mereka mampu mengukir bahagia dibalik nestapa Mereka mampu mengukir pelangi dalam hatiku Dengan segala kepolosan yang mereka punya Cinta dan sayang ini tak akan pernah habis Dan tak akan ada tersisa lagi untuk selain mereka Ingin aku bertahan, hingga usia...

Memilih Sendiri

Image
Terpuruk sudah semua asa di hati, terbuang jauh Dalam semua kecewa dan asa yang binasa Tersandar semua mimpi semalam, dalam sebuah igauan Yang menyeret aku tak lagi, bisa untuk bermimpi Luka ini seolah mengajarkan aku, betapa sakitnya Rasa sebuah berharap, dari yang tak pantas diharapkan Saat ini, pasrah dan berserah padamu Ya Allah Yang terbaik aku lakukan, saat aku tak lagi Bisa menahan semua kesakitan ini Tercabik semua rasa cinta yang ada Terbakar sudah semua istana cinta Yang aku bina dengan segala kesungguhan hati Berharap semua biduk ini, bisa bertepi Namun aku lupa pada kenyataan hidup ini Bahwa yang disayang tak selamanya bisa mengerti Saat ini aku hanya mampi diam di sudut sepi Yang menertawakan semua luka-luka ini Namun aku pahami dari semua kekecewaan ini Betapa mahalnya arti sebuah kesungguhan Dan sejauh mana arti sebenarnya sayang Allah, obatlah luka ini Rasa sakit yang mendalam ini, Terlalu rasa sakit yang ada ini Membuat aku tak tahu keman...

Sebelum Senja Berlalu

Image
Datanglah, ketika senja ini belum berlalu Dan meninggalkan cerita yang palsu Menelusuri semua angan dan citaku Penuh fiksi yang tak terbelikan oleh mu Aku lelah dengan semua kebohongan Aku bosan dengan kemunafikan Dan menenggelamkan aku Jauh dalam kekecewaan yang dalam Ramah sapamu membuat aku Bisa memilah, siapa kamu di hatiku Ramahmu tak bertempat Setia mu seperti kilat Kau jamah semua senyuman Kau sapa semua tawaran Dan aku abaikan yang seharusnya dipikirkan Sebelum Senja ini berlalu Tinggalkan kisah yang tak seharusnya pilu Dan membuat semuanya jauh sakit rasaku Lepaskan semua apa yang ada dalam dendam mu Biarlah aku sendiri, dalam ruang yang sepi Hingga ajal datang dengan ramah menyapaku Ditepian waktu yang kan menjemput ku Singapura, 3/11/2018 Special For: IK