akulah lelaki itu
yang kau lihat dengan binar matamu
dan kau terpegun sesaat melihat dia menangis
meratap, merengek dari kejauhanmu
akulah lelaki itu
yang pernah kau janjikan sebuah mahligai indah
yang didalamnya akn tinggal hanya kita berdua
berdindingkan kemesraan berpayungkan cinta
tapi semuanya raib entah kemana
kau tinggalkanku, saat cintaku dihasrat ini makin menggila
yang kini terluka dan masih berdarah
menetes deras dalam penyesalan yang tak perlu diukur
dan yang kini tak lagi mampu mencintai perempuan mana
hanya berharap satu yaitu dirimu
dan akulah lelaki itu
kau lihat kado yang berisi murninya darah
semerah api cinta yang membara ini,
akulah lelaki yang membuat kado itu..........
kaulah perempuan itu
membuat aku sekarang jauh jadi lebih gila........
dan kau terpegun sesaat melihat dia menangis
meratap, merengek dari kejauhanmu
akulah lelaki itu
yang pernah kau janjikan sebuah mahligai indah
yang didalamnya akn tinggal hanya kita berdua
berdindingkan kemesraan berpayungkan cinta
tapi semuanya raib entah kemana
kau tinggalkanku, saat cintaku dihasrat ini makin menggila
yang kini terluka dan masih berdarah
menetes deras dalam penyesalan yang tak perlu diukur
dan yang kini tak lagi mampu mencintai perempuan mana
hanya berharap satu yaitu dirimu
dan akulah lelaki itu
kau lihat kado yang berisi murninya darah
semerah api cinta yang membara ini,
akulah lelaki yang membuat kado itu..........
kaulah perempuan itu
membuat aku sekarang jauh jadi lebih gila........

Comments
Post a Comment