Selalu disini





Sangat dingin kurasakan sikapmu,
Sedingin air hujan yang baru menetes ini
Mampu membekukan segala untaian kalimahku
Aku pun tak mampu memulai dan tak tahu
Harus dari mana bibir ini berkata,

Namun sayunya wajah serta binarnya matamu,
Mengisyaratkan aku, betapa dirimu memang rindu
Atas segala diriku yang lama meninggalkanmu
Di sudut waktu yang tak bertepi.

Aku terdiam sejenak dan meraba menerka,
Serta sadar dalam keterpakuan,  mengapa
Dirimu berkubur seribu bahasa dan kata,

Seandainya diri ini telah menabur duka dihatimu,
Membuatmu terlalu jauh menantiku
Maka, dengan segenap kekesalan dan kesalahanku
Aku mohon maaf, atas semua silap

Tak akan lagi aku tinggalkanmu,
Dan tak akan lagi kau sendiri menyepi,
Karena aku akan selalu disini

Comments

Popular posts from this blog

Cuma Kamu

Ibu...

Tersakiti dengan manis