Cukup Kamu, Ingin ku



Tak ada banyak pilihan ku
Apa yang ada dalam cerminan
Selain, melihat seiras wajahmu
Yang saat ini seolah menjadi
Bagian dalam rona mataku

Kau datang saat aku akan pergi
Meninggal keramahan hati
Saat panah asmara ini, tak lagi
Menembus hatiku yang terbunuh sepi

Aku juga tak bisa tersenyum
Jika hadirmu laksana embun
Datang dengan tawa pergi dengan senyum

Cukup Kamu, ingin ku
Seperti aku ingin melihat pelangi
Yang ingin ku selalu ada dalam hidupku
Namun aku tahu, ketika Tuhan jualah
Yang menjadi penentu atas gerak hatimu


Cukup Kamu, Ingin ku
Yang akan diam bersemi dalam hati
Yang tak ingin lagi kau pergi
Dan meninggalkan aku dengan rasa separuh mati


Pekanbaru, 28 November 2018






Comments

Popular posts from this blog

Cuma Kamu

Ibu...

Tersakiti dengan manis