Hanya Mampu Diam



Mungkin, aku terlalu lelah
Berlari dalam kenyataan, yang begitu penuh warna ini
Mencoba mencari kealpaan diri
Diantara semua kelebihan dirimu

Aku seolah terbuang dari semua bingkai waktumu
Aku seolah tersudut diruang sepi hatimu

Aku hilang, dalam maraknya kilau dirimu
Aku merasa hilang, dalam ruang hatimu
Aku disini, tersudut yang seolah menunggu mati
Dan hanya mampu, menangisi ketidakmampuan diri
Yang selalu tampak indah di matamu

Jangan bertanya, kenapa aku selalu diam
Menggumam seribu bahasa yang tak miliki makna
Dan hanya mampu diam, dan diam lagi










Comments

Popular posts from this blog

Cuma Kamu

Ibu...

Tersakiti dengan manis